
Pengurus Pusat Asosiasi Program Studi Bahasa dan Sastra Arab se-Indonesia atau Ittihād Aqsām al-Lughah al-‘Arabiyyah wa Ādābihā (IQLAB) menggelar rapat daring bulanan pada Rabu, 17 Juni 2026. Rapat ini menjadi forum koordinasi rutin untuk mengevaluasi perkembangan program kerja sekaligus mematangkan sejumlah agenda strategis asosiasi.
Rapat dihadiri oleh Ketua IQLAB, Dr. Uki Sukiman dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta; Sekretaris IQLAB, Siti Aminah dari Universitas Gadjah Mada; Bendahara IQLAB, Mahmudah dari Universitas Gadjah Mada; serta para ketua dan anggota divisi IQLAB dari berbagai perguruan tinggi.
Sejumlah perwakilan yang hadir berasal dari Universitas Sumatera Utara, Universitas Ahmad Dahlan, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Alauddin Makassar, Universitas Hasanuddin, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, dan STIABI Riyadlul Ulum Tasikmalaya.
Dalam rapat tersebut, masing-masing divisi menyampaikan laporan perkembangan kegiatan yang telah dan sedang berjalan. Laporan ini menjadi bahan evaluasi bersama agar setiap program asosiasi dapat terlaksana secara lebih terarah, terukur, dan selaras dengan visi penguatan Program Studi Bahasa dan Sastra Arab di Indonesia.
Selain evaluasi program, rapat juga membahas rencana pelaksanaan rapat luring pengurus IQLAB yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Juli 2026. Pertemuan luring tersebut dipandang penting sebagai ruang konsolidasi organisasi, penguatan koordinasi antar-divisi, serta penyusunan langkah strategis asosiasi dalam jangka pendek dan menengah.
Agenda penting lainnya adalah persiapan Konferensi Sastra Arab 2026. Forum ini diharapkan menjadi ruang akademik bagi dosen, peneliti, mahasiswa, dan pegiat kajian Arab untuk mendiskusikan perkembangan mutakhir dalam bidang bahasa, sastra, budaya, dan kajian Arab secara lebih luas.
Rapat juga menyoroti persiapan program “IQLAB Menyapa Prodi” sesi II. Program ini dirancang sebagai media silaturahmi akademik, komunikasi kelembagaan, serta penguatan jejaring antarprogram studi Bahasa dan Sastra Arab di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Di samping agenda nasional, rapat turut membahas wacana pengembangan program “IQLAB Goes ASEAN” pada tahun 2027. Gagasan ini menjadi bagian dari ikhtiar IQLAB untuk memperluas jejaring akademik lintas negara, khususnya di kawasan Asia Tenggara, melalui kerja sama kelembagaan, forum ilmiah, dan kolaborasi akademik internasional.
Melalui rapat daring bulanan ini, IQLAB menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran asosiasi sebagai wadah kolaborasi, pengembangan keilmuan, dan penguatan mutu Program Studi Bahasa dan Sastra Arab di Indonesia. Forum koordinasi rutin ini diharapkan mampu menjaga kesinambungan program sekaligus membuka peluang pengembangan kerja sama yang lebih luas pada masa mendatang.
