
Narsum : Dr. Lalu Turjiman Ahmad, MA (UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten)
Moderator : Rani Ismail Ahmad, M.Pd (STAIN Mandailing Natal)
Hari : Jum’at
Tanggal : 21 Pebruari 2025
Pukul : 15.00 – 17.00 WIB



Cirebon, 13 Juli 2024, IQLAB bekerja sama dengan Laboratorium Terpadu UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan “Bimbingan Teknis Pendaftaran Dan Pemanfaatan Platform “Arab Researcher ID (ARID ID)” secara Daring untuk anggota Asosiasi Jurusan Bahasa dan Sastra Arab di Indonesia atau yang dikenal dengan IQLAB Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada peneliti UIN Siber Syekh Nurjati dan anggota IQLAB Indonesia dalam registrasi dan optimalisasi pemanfaatan Laman Arab Researcher ID (ARID) sebagai sarana untuk meningkatkan visibilitas hasil penelitian mereka di dunia internasional.
Bimbingan teknis Platform ARID ID ini di diselenggarakan secara daring menggunakan Zoom Meeting pada jam 10.00-11.30 WIB. Kegiatan dimoderatori oleh Dr. Muhammad Walidin, M.Hum yang menjabat sebagai Ketua Devisi Kerjasama IQLAB Indonesia dan menghadirkan dua orang narasumber sebagai Peneliti ARID ID yaitu Prof. Dr. Yaser Tharshani, MA sekaligus sebagai Kepala Publikasi Ilmiah Digital Arab Researcher ID (ARID). Bimbingan teknis dibimbing oleh H. Rijal Mahdi, Lc., MA selaku Kepala Laboratorium Terpadu UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dalam paparannya, Prof. Yasser memaparkan bahwa Arab Researcher ID (ARID) sebagai platform digital yang bertujuan untuk meningkatkan konektivitas peneliti di tingkat internasional. “Tujuan utama ARID ID adalah untuk memfasilitasi registrasi peneliti, pengelolaan profil akademik, serta meningkatkan aksesibilitas terhadap informasi dan kolaborasi dalam komunitas akademik” tutur Prof. Yasser yang juga sebagai Guru Besar di Al-Madinah International University, Malaysia. sebagimana dimaklumi, Arab Researcher ID (ARID) memiliki misi untuk mendukung integrasi peneliti berbahasa Arab dalam ekosistem penelitian global, dengan tujuan akhir memperkuat kontribusi mereka dalam ilmu pengetahuan dan inovasi.

Cirebon, 21 Juni 2024 – IQLAB Indonesia bekerja sama dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan Laboratorium Terpadu UIN Siber Syekh Nurjati mengadakan pelatihan dan praktik penggunaan laman penerjemahan daring (Penjaring) PustakaKemendikbudristek. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penerjemahan bahasa Arab di kalangan dosen dan mahasiswa bahasa Arab di Indonesia.
Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jumat, 21 Juni 2024 melalui platform Zoom ini dihadiri oleh anggota IQLAB Indonesia dari 24 program studi Bahasa dan Sastra Arab di perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia. Narasumber dalam kegiatan ini adalah Vianinda Pratama Sari, M.Hum (penerjemah ahli pertama) dan Choris Wahyuni (penerjemah ahli muda) dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), dengan moderator Raka Ramandita (Mahasiswa jurusan BSA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon).

Pelatihan ini memperkenalkan platform Penjaring, sebuah aplikasi penerjemahan buku yang dikembangkan oleh Badan Bahasa. Platform ini memiliki beberapa fitur, yaitu:


Kegiatan ini diisi dengan diskusi dan praktik pengenalan platform Penjaring dalam menerjemahkan buku-buku ke dalam 131 bahasa, termasuk bahasa Arab. Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan dan masukan yang diberikan, terutama terkait hal-hal teknis yang ditemukan ketika praktik penerjemahan.
Ketua IQLAB Indonesia, Dr.Uki Sukiman mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah positif dalam meningkatkan kapasitas penerjemahan bahasa Arab di Indonesia.
“Platform Penjaring ini sangat bermanfaat bagi para penerjemah bahasa Arab, terutama dalam mengembangkan kemampuan penerjemahan dan meningkatkan kualitas hasil terjemahan,” ujarnya.
Ia berharap agar kegiatan serupa dapat terus diadakan di masa depan dengan cakupan yang lebih luas. “Kami berharap agar platform Penjaring dapat diakses oleh lebih banyak lagi penerjemah bahasa Arab di Indonesia, sehingga dapat berkontribusi terhadap kemajuan penerjemahan bahasa Arab di Tanah Air,” pungkasnya.